Postingan

BERHARAP PADA WAKTU (PUISI)

Ini juga masih harus banyak belajar banget. Belum pandai buat puisi, tapi coba-coba aja :) BERHARAP PADA WAKTU Kilatan cahaya sirna Detik demi detik berlalu Menit pun dengan cepatnya pergi Jam berdentang entah yang keberapa belas ribu. Hari silih berganti tak ada habisnya Minggu-minggu kelabu kujalani Bulan yang berujung rindu tak sampai telah banyak kulalui Tahun berganti beberapa kali Masa demi masa tlah kulalui dan aku masih tetap sama Tidak bisa pindah Masih di tempat yang sama Siapa yang berkata bahwa waktu bisa mengubah segalanya? Bagaimana bisa ada yang berbicara seperti itu? Jika memang waktu bisa mengubah semuanya lalu mengapa aku masih tetap sama? Mungkin aku butuh lebih banyak waktu Mungkin aku butuh lebih banyak detik lagi Mungkin aku butuh lebih dari belasan ribu jam Mungkin aku butuh lebih banyak pergantian masa Untuk bisa tak sama lagi Untuk bisa pindah dari tempatku semula Untuk bisa melupakanmu

SENJA DI BAWAH SURGA

Ini basih baru belajar nulis, kritik dan saran yang membangun sangat diperlukan. terimakasih ^^ SENJA DI BAWAH SURGA             Hanya enam detik waktu bagi gadis itu untuk berpura-pura tidak mendengar panggilan ibunya, selepas itu ibunya pasti akan menghujaninya dengan omelan panjang yang menjadi pembuka mimpi buruknya malam nanti. Maka sebelum enam detik itu berlalu, gadis itu dengan segera beranjak dari tempatnya memandang langit di waktu senja menuju sumber suara yang memanggilnya. Terkadang gadis itu bertanya akan sampai kapan dirinya melewatkan senja, tapi aku meyakinkannya bahwa pasti ada saat dimana ia bisa dengan tenang menikmati senja. **             Aku mengenalnya sebagai seorang gadis yang periang, aktif, dan sangat bersemangat. Terlepas dari semua itu, kuperhatikan lebih dalam lagi dirinya dan aku menemukan sisi yang jarang orang lain lihat dari dirinya,...